JAKARTA - Kementerian Agama memperluas kesempatan penerimaan murid baru di madrasah tahun ajaran 2026/2027.
Pendaftaran dibuka mulai Januari hingga Maret 2026, dengan berbagai jalur seleksi yang fleksibel. Langkah ini diharapkan memudahkan masyarakat untuk mengakses pendidikan berbasis agama dan umum secara merata.
Seleksi Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) menjadi panduan utama bagi madrasah dalam melaksanakan proses pendaftaran. Petunjuk teknis resmi diterbitkan untuk memastikan standar seleksi berjalan transparan dan akuntabel. Setiap madrasah diharapkan mengikuti prosedur tersebut agar penerimaan murid baru tertib dan efektif.
Pendaftaran PMBM mencakup berbagai jenjang pendidikan mulai dari Raudlatul Athfal, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, hingga Madrasah Aliyah dan Madrasah Aliyah Kejuruan.
Jalur ini memberikan peluang luas bagi calon peserta didik dari berbagai latar belakang. Pelaksanaan seleksi dapat dilakukan secara daring maupun luring sesuai kebutuhan madrasah.
Transparansi Proses Seleksi
Madrasah negeri wajib mengumumkan informasi PMBM secara terbuka kepada publik. Pengumuman mencakup persyaratan, sistem seleksi, dan daya tampung berdasarkan ketentuan rombongan belajar. Tujuannya agar masyarakat dapat mempersiapkan peserta didik dengan baik serta memahami alur seleksi.
Selain itu, hasil penerimaan murid baru juga harus diumumkan melalui berbagai media. Papan pengumuman di madrasah, laman resmi, dan kantor Kemenag di provinsi atau kabupaten/kota menjadi sarana informasi. Dengan demikian, transparansi dan akuntabilitas proses penerimaan dapat terjaga.
Biaya Pelaksanaan Ditanggung Anggaran Negara
Pelaksanaan PMBM di madrasah negeri tidak membebani orang tua. Biaya ditanggung melalui anggaran BOS/BOP yang tercantum dalam DIPA pada tahun anggaran berjalan. Hal ini memastikan akses pendidikan tetap terjangkau dan mendukung pemerataan kesempatan belajar.
Ketersediaan anggaran yang memadai juga memungkinkan madrasah fokus pada kualitas seleksi. Dana dialokasikan untuk kebutuhan administrasi, sistem pendaftaran daring, serta pelaksanaan seleksi luring. Dengan begitu, proses penerimaan berjalan lancar tanpa membebani peserta didik.
Jadwal Seleksi yang Terencana
Pendaftaran seleksi jalur PMBM nasional bersama berlangsung dari Januari hingga Maret 2026. Sementara seleksi madrasah negeri dan swasta berasrama dijadwalkan pada Februari hingga Mei 2026. Jadwal terstruktur ini memudahkan madrasah mengatur proses pendaftaran dan mempersiapkan fasilitas seleksi.
Setiap madrasah diminta menyesuaikan pelaksanaan dengan kapasitas dan rombongan belajar yang tersedia. Penjadwalan yang rapi juga membantu peserta didik mempersiapkan dokumen dan persyaratan pendaftaran. Sistem ini memberikan kemudahan bagi semua pihak yang terlibat.
Peningkatan Akses dan Kualitas Pendidikan
Langkah Kemenag membuka PMBM bertujuan meningkatkan akses pendidikan madrasah di seluruh wilayah Indonesia. Program ini diharapkan mendorong pemerataan kualitas pendidikan serta mendorong inovasi di madrasah. Setiap calon murid mendapatkan kesempatan belajar yang optimal sesuai bakat dan minat.
Transparansi dan akuntabilitas proses seleksi menjadi fokus utama dalam pelaksanaan PMBM. Hal ini mendukung terciptanya sistem penerimaan yang adil dan profesional. Dengan demikian, madrasah dapat berkontribusi sebagai lembaga pendidikan yang unggul dan relevan bagi masyarakat.
Madrasah Sebagai Pilar Pendidikan Nasional
Penerimaan murid baru yang terstruktur memperkuat posisi madrasah sebagai pilar pendidikan nasional. Peran madrasah tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga membekali peserta didik dengan keterampilan akademik dan sosial.
Dengan sistem PMBM yang jelas, madrasah semakin mampu menjawab kebutuhan pendidikan masyarakat modern.
Peningkatan akses dan transparansi seleksi diharapkan mendorong kepercayaan orang tua terhadap madrasah negeri maupun swasta. Madrasah dapat mengoptimalkan sumber daya untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan fasilitas belajar.
Langkah ini juga selaras dengan tujuan Kemenag untuk memajukan pendidikan berbasis agama secara inklusif dan merata.
Pelaksanaan PMBM 2026/2027 menjadi momentum bagi madrasah untuk menampilkan profesionalisme dan efisiensi. Melalui prosedur seleksi yang transparan, madrasah mampu memberikan pengalaman belajar yang berkualitas bagi murid baru.
Dengan dukungan anggaran dan panduan teknis, pendidikan madrasah semakin kuat sebagai fondasi generasi masa depan.